Connect with us

Bagaimana Jika Listrik Mati Setahun?

Published

on

Bagaimana Jika Listrik Mati Setahun?

Dampak Listrik Mati 1 Tahun – Coba bayangkan! Saat ini, kamu sedang santai di rumah sembari membaca tulisan dari Ceriwit melalui laptop yang bermuatan ilmiah dan saintifik sembari menyeruput teh hangat. Benar-benar suasana yang menyenangkan. Dalam posisi santai, dapat ilmu, dan istirahatnya berkualitas. Semuanya tampak kelihatan baik, normal, namun tiba-tiba…tara… Listrik lampu kamar kamu menjadi gelap. Kenapa ini?

Kamu berupaya menggerakkan mouse laptopmu, namun tetap saja tidak ada perubahan pointer. Tekan tombol power laptop, masih saja tidak menyala. Atau mungkin kabelnya tak sengaja terlpas dari powr suplly. Kamu memeriksanya, namun hasilnya nihil, semuanya masih terpasang dengan benar di stop kontak. Kamu begitu sibuk mencoba menyalakan komputermu lagi sehingga tak sadar, kalau kamarmu menjadi lebih gelap. Rumah juga tiba-tiba menjadi sunyi, kamu tidak bisa mendengar suara musik dan kulkas, sementara kipas di sudut ruangan diam tak berputar. Tetapi kemudian, yak terburuk terjadi, lampu di router wifi mu berhenti berkedip. Listriknya mati rupanya!

Selanjutnya aku akan menunggu listrik menyala kembali sembari duduk dan main ponsel saja, yap semoga saja beruntung.

Baca juga: Apa yang Akan Terjadi Jika Semua Air Menjadi Asin

Bagaimana Jika Listrik Mati Setahun?


Manusia bisa bertahan tanpa makanan selama beberapa minggu, tanpa air selama bebe rapa hari, dan tanpa udara selama beberapa menit saja; namun akan berbeda cerita jika tanpa listrik, agak sulit memperkirakannya. Semua bergantung pada tempat tinggalmu, kemampuan hidup yang kamu punya, dan seberapa bergantung kamu pada listrik, seperti supermarket yang menyimpan dan menjual makanan yang didapat dari pabrik yang memproduksinya secara masal atau dari petani yang menannamnya sendiri. 
Tetapi, mari kita lihat!
Apa yang akan terjadi pada manusia jika tidak ada listrik, misalnya selama setahun saja. Mari kita mulai…
Hari ke-1, sore hari…
Baterai ponselmu, masih tersisa sedikit, tetapi koneksinya tidak bisa bekerja. Tidak ada yang mengira bahwa menawa komunikasi juga mati, dan itu artinya kamu tidak bisa menelpon, bahkan hanya untuk panggilan darurat saja. Saat ini, yang kamu sadari hanyalah internya mati.
Jika sudah demikian, kira-kira berapa lama kamu bisa bertahan tanpa koneksi internet? Silakan tuliskan di kolom koentar…

Saat sekarang ini, kamu juga tidak akan bisa menikmati layanan permainan online, sehingga ponselmua hanya sebuah kalkulator mahal. Maka, mungkin kamu akan jalan-jalan saja sembari menunggu matahari terbenam. Kamu akan pergi ke tempat nogkrong, misalkan saja ke kafe vavofritmu dan berkeinginan memesan secangkir kopi susu sambil melalui senja. Namun ternyata, tanpa dugaan si barista menghentikanmu saat memasuki pinta, dan ia berkata “maaf, semua mesin kami mati karena listriknya padam”.  Hasilnya, ide minum secangkir kopi susu pun gagal, dan kamu lekas pergi dengan perasaan dongkol dan mencoba mencari signal ponselmu kembali.
Kamu dan sebagai besar tetanggaku akan berbondong-bondong di luar rumah sembari menatap ponselnya masing-masing dengan bingung dan putus asa. Kamu tak sengaja mendengar perbincangan orang lain yang isinya adalah informasi terjadinya kecelakaan di persimpangan jalan yang biasanya ramai lalu lalang kendaraan. Dan ternyata, aku juga sadar bahwa lampu lalu lintas juga tidak berfungsi. Mobil-mobil pun sebentar lagi juga akan mati karena bensinnya habis, termasuk sepedar motorku. Kamu pun tidak akan bisa mengisi bahan bakar di SPBU. Seperti halnya cafe, SPBU ternyata juga membutuhkan aliran listrik. Melihat fenomena itu, kamu memutuskan untuk segera pulang.
Malamnya, kamu akan merasa gerah karena seharian tidak bisa mendapatkan apa yang kamu harapkan. Kamu akan segera ke kamar mandi dan mencoba mandi menggunakan pancuran air hangat yang nyaman untuk membasuh semua hal gila yang dialami seharian ini. Namun ternyata, air kerannya juga mati; toilet juga tidak bisa disiram. Ternyata oh ternyata, layanan publik seperti PAM juga mati karena membutuhkan pasokan daya listrik. Mati listrik seperti ini jauh lebih serius jika dibandingkan dengan hanya sekedar mati lampu, terutama jika terjadi dalam kurun waktu yang lama. Tidak ada playstations, TV, dan tak ada apa-apa.

Astaga, kenapa yang seru-seru semuanya harus pakai listrik?

Okelah, kamu akan kreatif. Kamu akan membaca buku dengan mulai menyalakan lilin. Kamu akan keluar dari jendela dan mencoba memeriksa tetanggamu apakah listrik di rumah mereka sudah mulai menyala. Ternyata hasilnya nihil, ini adalah kedaan kota tergelap yang pernah kamu lihat. Yang terlihat hanya kenampakan jendela dengan penerangan remang-remang karena mereka semua juga menyalakan lilin.

Kamu akan menengok ke langit, bintang, tanpa lampu jalanan, perumahan dan perkantoran ternyata terlihat terang. langit malam tampak sangat indah. Yah, setidaknya masih ada pemandangan yang menyenangkan ini.

Hari ke-2…

semua makanan dingin di semua toserba dan restoran, dan seluruh kota akan kebanjiran barang busuk
Penumpukan Sampah di Kota

Makanan di kulkasmu sudah mulai membusuk. Kamu akan membuang susu, telur, keju, atau bahan makanan lainnya. Hal ini juga terjadi pada semua makanan dingin di semua toserba dan restoran, dan seluruh kota akan kebanjiran barang busuk selama beberapa hari.

Mungkin, kamu berfikiran akan membeli keperluan logistik ke toko dan kamu mencoba mengmabil uang tunai di ATM. Namun lagi-lagi, ada keterangan bahwa pembaca kartu ATMu tidak bisa digunakan alias mati karena tidak adanya asupan daya listrik. Siapapun mereka yang mempunyai uang dalam bentuk simapan tidak akan bisa menggunakannya. Semua generator listrik di seluruh dunia sudah mati. Setahuku, model generator terkuat hanya bisa menyala selama 24 jam saja.

Kejadian lainnya, pabrik-pabrik sudah mulai berhenti beroperasi. Para pekerja juga nganggur tidak bisa memproduksi makanan untuk 7,5 miliar manusia.

2 Minggu Tanpa Listrik

Saat lemari dapur dan petri kosong, kepanikan dimulai. Bahkan banyak orang yang menjarah toko setempat, dan salah satu tujuannya adalah mencari air minum kemasan. Bisa saja kamu memutuskan untuk pergi ke luar kota, namun nyatanya hal itu tidak mungkin bisa dilakukan dengan menaiki pesawat, karena bandara tutup. Andai saja kamu punya pesawat turbin pribadi, setidaknya masih ada sedikit bensin di mobilmu.

Ironinya, yang terbersit meninggalkan kota tidammk hanya dirimu, melainkan banyak sekali tetanggamu, puluhan bahkan ratusan akan berinisiasi yang sama ingin meninggalkan kota. Mereka semua termasuk kamu akan terkena macet di jalan tol. Kamu akan menghabiskan waktu seharian penuh di jalan tol karena kemacetan.

1 Bulan Tanpa Listrik

Ekonomi global akan menurun drastis. Dagangan, jual beli, saham, perbankan, hutang nasional, bursa saham akan lenyap dalam semalam. Sampah-sampah akan menumpuk di area rumahmu, termasuk kota, karena tidak adanya pelayanan publik lagi di kotamu.

Parahnya, tikus-tikus got juga akan bermunculan dari saluran air, dan sepertinya kota telah diambil alih oleh mereka. Namun setidaknya kamu perlu bersyukur karena sudah beberapa waktu kamu meninggalkan kota itu.

3 Bulan Tanpa Listrik

Melihat semua hal buruk yang telah kamu lalui, kamu akan sadar bahka tidak mudah untuk segera bangkit seperti sedia kala. Kamu beralih profesi menjadi seorang petani dan mencoba mencukupi mencukupi segala keperluan sehari-hari. Seperti kebanyakan orang kala itu, kamu juga akan mencari dukungan kerabat.

Berita baiknya, Paman Danu dan Bibi Intan sudah lama hidip di sebuah kota kecil. Paman dan bibimu juga sudah lama hidup tanpa tergantung dengan listrik. Mereka hidup bertani dan merawat hewan ternak. Dari itu semua, tentu saja kamu harus membantu mereka merawat ternah dan pergi ke ladang. Sejak saat itu, hilanglah hari-hari ketika kamu cukup membeli dan membayar makanan. Kini, kamu harus mengandalkan kerja fisik walau untum sekedar mencari makan.

Hari ke-365

Listrik menyala. Itupun jika peralatan di pembangkit listrik masih bekerja setelah setahun tidak dirawat. Tetapi, pasti tidak. Begitu diperbaiki dan listrik begitu menyala, setidaknya butuh waktu berkisar 10 tahun untuk kembali memulihkan ekonomi, infrastruktur dan produksi. Jadi, singkatnya, kiat akan kembali hidup seperti sebelum ada listrik.

Hai, jika kamu mendapatkan ilmu dari bacaan ini, silakan share ke teman-temanmu sekalin ya. Agar mereka juga mendapatkan tambahan ilmu yang bermanfaat.

Demikian sekilas informasi mengenai Bagaimana Jika Listrik Mati Setahun?. Semoga bermanfaat.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Ceriwit - All Rights Reserved

%d blogger menyukai ini: