Connect with us

Alasan Pesawat Tidak Boleh Terbang di Atas Ka’bah

Published

on

Alasan Pesawat Terbang Tidak Terbang di Atas Ka'bah

Alasan Pesawat Terbang Tidak Terbang di Atas Ka’bah

Berbicara soal pesawat terbang, ada banyak sekali teka-teki yang bisa membuat kita bingung. Misalkan saja, kenapa pesawat membuang bahan bakar saat mendarat? Apakah hal itu tidak boros? Apa karena memang SOP penerbangan seperti itu? Atau karena memang ada alasan khusus lain?

Coba bayangkan saja… Dan cobalah berpendapat di kolom komentar…

Nah, dalam artikel kali ini, ada pertanyaan unik. kenapa pesawat tidak terbang melintas di atas kakbah? Iya, kakbah. Entah diksi kata yang saya maksud kakbah, atau ka’bah yang berisi Mekah Arab Saudi (Saudi Arabia).

Alasan Pesawat Tidak Melintas Terbang di Atas Ka’bah

Mari kita bahasa satu persatu dari beberapa pertanyaan yang muncul di benakku dan akhirnya kucoba memberikan jawaban atas itu semua.

Jika kita runut, sejatinya ada dua alasan kenapa pesawat komersial tidak terbang di atas kakbah. Dikabarkan, bahwa ada kasus anomali magnet di atas tempat ini yang bisa mengacaukan alat-alat navigasi. Navigasi itu ya semacam kompas, penunjuk arah Utara, Timur, Selatan, atau Barat, atau lebih detil lagi.

Alasan lain mengatakan bahwa gaya gravitasi bumi di Ka’bah sangat kuat. Kita tahu, bahwa percepatan gravitasi bumi merupakan komponen antara gaya gravitasi Newton dengan perpaduan jarak antar sebuah benda dengan titik pusat massa bumi. Semakin besar jarak antara titik pusat massa bumi terhadap sebuah benda, maka percepatan gravitasi bumi pada benda tersebut juga akan semakin besar. Begitu pula sebaliknya. Hal ini dibahas lengkap dalam metodologi gravitasi Newton.

Selain itu, penentuan titik pusat massa bumi juga tidak hanya terpengaruh jari-jari bumi terhadap benda di atasnya. Semakin tinggi posisi benda dari permukaan bumi, semakin besar pula percepatan gravitasi nya. Namun, karena bentuk Bumi tidaklah bulat sempurna, maka secara otomatis akan menyebabkan besar percepatan gravitasi bumi menjadi berbeda-beda pada suatu tempat.

Kembali pada pokok pembahasan artikel ini.

Sebagai akibat bahwa besarnya gaya gravitasi bumi di area Kakbah sangat tinggi, maka akan berpotensi membuat pesawat sulit mempertahankan posisinya. Sebagian ahli mengatakan bahwa burung pun tidak dapat terbang di atas Kakbah, Mekah. Walau begitu, sampai saat ini yang saya tahu, semua teori ini belum pernah dibuktikan. Fakta lain, terbuat juga ada helikopter keamanan yang melintas di atas Kakbah. Dari fakta ini, banyak pula orang yang meragukan teori ini.

Alasan ke-2, Di Mekah tidak ada bandara

Alasan ini akan jauh lebih masuk akal jika dibandingkan dengan alasan pertama tadi. Alasannya, sangat tidak logis apabila tidak ada pesawat yang terbang melintasi kota Mekah. Bagaimana mau melintas, lha wong bandara saja tidak ada di kota itu kok? Itu yang saya tahu. Kecuali saat ini sudah ada bandara yang berada di area Kakbah, kota Mekah.

Berbicara kenapa Mekah tidak memiliki bandara, sebenarnya juga tidak logis. Kenapa? Karena kita tahu, bahwa Kakbah merupakan sebuah tempat yang paling diidam-idamkan semua kaum Muslimin untuk bisa menunaikan semua yg kamu katakan tadi. Banyak sekali orang dari berbagai belahan bumi lainnya yang berbondong-bondong menuju kota Mekah kalau musim haji maupun umrah.

Alasan ke-3, Mekah mempunyai daerah/kawasan udara terlarang. Hingga kenyataannya tidak ada pesawat sipil yang secara hukum diizinkan untuk terbang di atas kota ini. Dan itulah sebabnya, saat ibadah Haji/umroh, kamu tidak akan melihat pesawat melintas di atas Kakbah.

Kota Lain yang Memberlakukan Larangan Lintasan Pesawat 

1. Machu Picchu, Peru
Apakah hanya kota Mekah yang tidak diperbolehkan ada pesawat melintas di atasnya?

Ternyata tidak. Ada sebuah kota di Machu Picchu, Peru. Larangan terbang di atas kota Machu Picchu, Peru sudah berlaku sejak tahun 2006. Pemerintah Peru tidak memperbolehkan pesawat apapun mendekati situs sejarah itu karena pentingnya nilai sejarah dan juga karena keberadaan satwa liar di kawasan itu.

Kenapa demikian? Hal itu bukan tanpa alasan. Kalau sebuah pesawat jatuh di kawasan tersebut,maka kemungkinan terbesar pesawat tersebut akan langsung mengenai situs bangunan kuno. Hal itu tentu saja akan menyebabkan kerusakan permanen. Walaupun demikian, misal tidak mengenai kota dengan situs bersejarah tertentu, misalkan saja jatuh di hutan daerah sekitarnya, kerusakan yang diakibatkan kebakaran hutan akan menyebabkan rusaknya ekosistem setempat yang rentan.

Pemerintah atau siapapun di sana, tidak mau berspekulasi bertaruh akan musibah yang dapat menghilangkan situ bersejarah yang tidak ternilai harganya. Atas alasan itulah, penerbangan sipil maupun komersil tidak diperbolehkan melintas di atas kawasan Picchu.

2. Paris, Perancis
Selain kota Machu Picchu, ada juga kota lain yakni Paris, Perancis. Sepertinya mengejutkan bahwa ibu kota Perancis, sekalipun mempunyai empat bandara di kotanya, ternyata mempunyai kawasan udara terlarang. Tidak ada pesawat atau helikopter yang diperbolehkan melintas di atas kota Paris, Perancis.

Tetapi, kalau kamu pernah ke Paris, mungkin kamu akan tersenyum geli sekarang. Karena kamu akan melihat pesawat-pesawat komersial di sana. Walau demikian, ternyata ada perkecualian, yakni pesawat hanya boleh terbang pada ketinggian tidak lebih dari 2.000 meter. Sedangkan helikopter tidak diizinkan kecuali ada misi khusus, misalnya pengawalan polisi atas penyelamatan udara.

3. Kuba
Selain beberapa kota di atas, ada kota dengan memberlakukan kawasan larangan penerbangan, yakni Kuba.

Seluruh negara ini selalu tertutup jika berkaitan dengan berbagai penerbangan asing. Hal itu tentu saja juga masih ada penerbangan domestik. Tetapi pesawat manapun yang ingin melintasi batas negara Kuba, maka memerlukan izin untuk melakukannya. Itulah sebabnya, hanya pesawat tertentu saja dengan kewenangan khusus yang boleh mendarat di tanah KubaKuba; sedangkan lainnya akan dianggap sebagai pelanggar.

4. Parthenon, Atena Yunani

Parthenon adalah Monumen Yunani kuno, dan merupakan tempat yang dikunjungi oleh ribuan wisatawan setiap bulannya. Parthenon pernah rusak parah di abad ke-17, dan baru-baru ini telah direnovasi seperti masa-masa kejayaannya. Itulah alasan utama mengapa pesawat tidak diizinkan terbang di atas Parthenon dan kawasan sekitarnya pada ketinggian kurang dari 1.500 meter. Bahkan, pesawat yang berasal dari bandara-bandara terdekat juga di larang melintas.

5. Taman Phoenix di Dublin, Irlandia

Sejatinya, taman Phoenix tidak dirasa memiliki nilai tempat strategis yang besar. Namun, taman ini tengah dipromosikan secara aktif untuk menjadi situs sejarah bernilai tinggi oleh UNESCO. Taman Phoenix merupakan salah satu taman terbesar di Eropa. Selain itu, taman ini merupakan rumah bagi para satwa Dublin yang sangat terkenal.

Orang-orang Irlandia bangga dengan taman-taman mereka. Oleh sebap itu, mereka telah berjuang melalui jalan apapun untuk melindunginya dari bahaya. Salah satunya adalah dengan memberlakukan larangan penerbangan di atas kawasan tersebut sejak dulu hingga sekarang.

6. Constitution Evenue di Islamabad, Pakistan

Wilayah yang terletak di kawasan Ibu kota Pakistan ini terdapat banyak sekali bangunan pemerintah. Itulah sebabnya tidak ada pesawat yang melintas di atasnya; kecuali hanya helikopter yang menjalankan misi khusus.

Pesawat apapun, bahkan pesawat komersial sekalipun yang terbang di atas kota ini akan diminta pergi dengan sopan, diminta menjauh.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Ceriwit - All Rights Reserved

%d blogger menyukai ini: