Connect with us

Kesehatan

Alasan Jantungmu sebagai Mesin Terkuat di Seluruh Dunia

Published

on

Rata-rata, mesin mobil mempunyai ukuran sebesar koper yang beratnya berkisar 1400 Newton, atau bermassa 140 kg. Sedangkan, mesin jet beratnya beberapa ton, sehingga beberapa orang bisa muat di dalamnya. Tetapi, tahukah Anda, bahwa mesin terkuat yang pernah ada, ternyata besarnya hanya seukuran kepalan tanganmu saja, dan bobotnya tidak lebih dari 1 kaleng sarden kesukaan Anda di rumah. Lalu, apakah mesin terkuat yang saya maksud? Ya, benar, itulah jantung manusia.

Untuk bisa lebih memahami atas apa yang saya katakan, pertama kita harus masuk ke dalam tubuh manusia. Coba kita ilustrasikan sederhana saja pada sebuah objek saat Anda sedang tidur. Kita bisa menelisik semua itu dengan mencoba mengibaratkan kita sebagai sebuah alat yang mesuk ke dalam tubuh Anda.

Baca juga: Mulailah Makan Tomat 1 buah setiap Hari, dan Lihat Hasilnya

Ini Alasan Jantungmu adalah Mesin Terkuat di Seluruh Dunia

Pertama, mari kita masuk melalui hidung Anda. Saat Anda bernafas, kita akan disuguhkan dengan yang namanya paru-paru. Saat bernafas, coba kita berpegangan pada setiap aliran oksigen yang Anda hirup. Karena, setiap oksigen yang Anda serap sejatinya sedang menumpang pada sel darah merah. Dalam pelajaran Biologi, kita mengenal yang namanya sel eritrosit. Itulah sel darah merah.

Kita tahu pula, bahwa pembuluh darah yang menjadi jalannya aliran sel darah merah memang sempit. Tidak akan lebih besar dari selang PAM Anda deh. Dinding terowongannya akan membesar saat sel darah berpindah dari pembuluh kapiler menuju venula yang sedikit lebih besar. Kemudian baru masuk menuju pembuluh darah vena menuju jantung. Pembuluh darah ini sebenaranya mengibaratkan kita sedang bermain di perosotan wahana air; hanya saja, mereka ini lembut dan lentur. Mereka dapat meregang dan menyusut, dengan darah menyebar dalam setiap denyut jantung. Itu artinya, cepat atau lambat, darah akan memasuki mesin terkuat tersebut, yakni jantung.

Perlu Anda ketahui, bahwa jantung melekat (terletak) di antara kedua paru-paru Anda  sehingga bisa dengan cepat mendapat darah yang kaya akan oksigen saat Anda bernafas tadi, dan segera mengirimnya ke selutuh tubuh. Untuk saat ini, darah memang bergerak sangat lambat sama dengan kecepatan orang yang sedang berjalan, karena Anda sedang tidur sehingga denyut jantungpun sangat tenang.

Ketika Anda mendengarkan alarm tanda Anda harus segera bangun, maka seketika itu otaknya akan segera memerintahkan tubuhnya untuk mengeluarkan adrenalin. Karena hal itulah, maka akan menyebabkan aliran darahnya terpompa lebih cepat. Jadi, bersiaplah untuk menelusuri lebih detil aliran darahnya yang berjalan lebih cepat dari sebelumnya.

Saat aliran darahnya meningkat, maka tekanan darahpun akan naik. Dengan otot-ototnya yang penuh dan kaya akan oksigen, Anda akan segera terbangun dan meloncat dari tempat tidur karena merasa sudah telat beraktifitas. Peristiwa ini akan menyebabkan dinding pembuluh darah akan menjadi lebih lebar dan lebar. Ketika melewati terowongan tersebut, kita akan mendekati sebuah sangkar.

Jantung dan paru-parumu yang berharga ini, tentu saja membutuhkan pelindung yang kuat, yakni tulang-tulang iga.

Tulang iga pelindung paru-paru dan jantung
Tulang Iga

Sekarang perjalan oksigen berada di pembuluh utama vena, dan akhirnya datanglah kita di jantung Anda. Pada dasarnya, jantung adalah sebuah otot besar yang secara terus menerus bekerja. Jantung berdetak sebanyak kurang lebih 100.000 per hari; itu artinya akan berdenyut sebanyak 40 juta kali selama setahun; dan lebih dari 2 miliar kali seumur hidup.

Dalam setiap denyutan jantung, darah 1/3 cangkir akan bergerak melewati jantung. Jika dihitung dalam sehari, itu artinya akan ada kurang lebih 7.500 liter. Anda akan bisa membayangkan, mesin lainpun tidak akan mampu menahan beban kerja seberat itu. Namun faktanya, tidak demikian dengan jantung manusia, yang luar biasa ini.

Coba bayangkan! Bayangkan jantungmu sebagai sebuah center pusat antar pesanan makanan dengan ukuran yang besar. Ia mendapatkan pasokan segar sebagai bahan dasar dari paru-paru, anggap saja sebagai petani. Jika demikian, anggap juga sel darah merahmu sebagai truk pengangkut yang membawa pasokan bahan makanan tadi ke seluruh kota alias tubuh Anda.

Ia akan sampai ke tujuan pemesanan melewati jalanan yaitu pembuluh darahmu yang menuju anggota badan, jaringan dan turun ke sel-sel tubuh yang secara kontinyu tanpa istirahat meminta pasokan oksigen.

Baca juga: Susu Kental Manis bikin Gigi Anak Anda Rontok. Benarkah?

Kita sudah tahu, bahwa punya banyak oksigen saat Anda sedang bernafas. Jantung berdenyut, sebuah katup akan terbukan seperti sebuah gerbang, dari serambi kiri dan turun ke bilik kiri yang lebih lapang. Jantung akan berdenyut sekali lagi dan akan mendorong darah ke luar melalui aorta besar sepanjang kurang lebih 30 cm; dan akhirnya oksigen telah meninggalkan jantung melalui jalan tol yang disebut arteri.

Proses masuk dan keluranya darah dari jantung manusia
Lalu lintas masuk keluarnya darah di jantung

Darah akan bergerak cepat ke seluruh tubuh seperti yang sudah kita tahu sebelumnya. Darah yang membawa oksigen dan mengedarkannya ke semua organ, jaringan, otot dan sel. Maka, sebagai “tanda terimanya”, oksigen tersebut sampai pada yang namanya hati manusia.

Akan ada paket oksigen untuk ginjal. Terowongan alias pembuluh darah kala itu akan semakin kecil saat keluar dari jalan tol arteri utama menuju ajalan arteriola dan akhirnya memasuki pembuluh darah kapiler yang sempit seperti gang kecil.

Saat Anda tadi mulai bangun dan mulai berbegas naik lantai dua atau berlai, maka sebenarnya otot-ototo kaki Anda sedang membutuhkan pasokan oksigen lebih banyak jika dibandingkan saat Anda sedang istirahat/tidur. Kala itu, jantung akan memompa darah lebih keras, dan akhirnya tekanan darahpun menjadi naik.

Kembali pada ilustrasi sebelumnya. Semua warga kota akan mendapatkan pasokan makanan yang cukup, mereka akan mengusap mulutnya dan membuang karbon dioksida (CO2) seperti halnya sebuah tulang ayam setelah makan. Pertukaran oksigen dan karbon dioksida tidak hanya terjadi di dalam paru-paru Anda, tetapi juga terjadi pada sel tubuh.

Pada saat itulah, sejatinya Anda mempunyai banyak sekali truk penuh sampah karbon dioksida (CO2). Saat itupupa, maka karbon dioksida akan melewati jalan tol bebas hambatan yang namanya pembuluh darah vena menuju jantung. Sepertinya halnya terjadi di paru-paru, berawal dari pembuluh kapiler, dan terowongan yang dilewati menjadi lebih besar dan besar dari sana.

Mungkin saja Anda sadar, bahwa dari jalan sini tampak serupa. Namun perlu Anda sadari, apakah berdasarkan dari buku anatomi akan membuat Anda percaya bahwa pembuluh darah vena itu biru dan arteti itu berwarna merah? Jawabnnya adalah tidak.

Warna darah akan selalu merah. Hanya saja, warna darah akan lebih cerah saat penuh dengan kandungan oksigen daripada karbon dioksida yang bergerak melalui arteri. Tetapi warna biru atau terkadang hijau yang kamu lihat di bawah kulitmu, disebabkan oleh efek adanya gelombang cahaya.

Panjang gelombang cahaya warna biru yang lebih pendek (silakan belajar gelombang kembali saat Anda di bangku sekolah SMA) akan lebih mudah dipantulkan kembali menuju mata Anda.

Ngomong-ngomong, berapa sih panjang pembuluh darah Anda saat diukur?

Yaps, benar sekali. Kira-kira, jika diukur panjangnya menggunakan alat ukur panjang, panjang pembuluh darahmu berkisar 97.000 km, akan cukup untuk mengelilingi bumi sebanyak dua kali, bahwa kita akan pulang pergi dan kembali ke satu titik, yakni jantung. Luar biasa bukan.

Saat ini, kita sudah kembali ke jantung dengan kandungan karbon dioksida tadi. Kita kembali pada bagian sebelah kanan. Di ini, kita mengalir melalui katup dan kembali ke terowongan merah, yakni pembuluh darah arteri. Namun sayangnya, perjalanan ini terhenti, tidak bisa dilanjutkan. Kita tahu, bahwa pada pembuluh darah arteri ini tidak akan bisa dilewati mana kala tanpa kandungan oksigen.

Pada perjalanan ini, tidak secepat ke seluruh tubuh seperti halnya saat perjalanan oksigen dalam sel darah merah. Kita akan menuju tenmpat yang pada akhirnya karbon dioksida akan dibuang dan kembali mendapatkan pasokan oksigen segar di paru-paru. Proses terbuangnya karbon dioksida ini terjadi saat Anda menghembusakan nafas. Selamat jalan CO2, selanjutnya menarik nafas lagi, begitu seterusnya, hehe.

Perjalanan panjang inilah yang selalu terjadi pada Anda saat Anda menarik nafas dan mengelurakannya kembali. Semua pasokan oksigen yang masuk dan melewati perjalanan panjang akhirnya menghasilkan karbon dioksida yang dibuang kembali melewati rentetan kompleks tanpa lelah, melewati alat utama yang namanya jantung.

Alat Penggerak Jantung

Dari cerita yang hebat itulah, ternyata ada satu bahasan penting yang belum kita kupas.

Sebenarnya, apa sih yang menjalankan mesin terkuat di seluruh dunia ini alias jantung? Ada yang mau membantu menjawab?

Ternyata oh ternyata, saat kita akan menjawab pertanyaan tadi, jawabannya adalah pembangkit listriknya. Iya, listriklah yang menggerakkan jantungmu berdenyut.

Alat penggerak jantung sehingga bisa berdenyut
Ilustrasi jantung bisa berdenut

Begini ceritanya kenapa jantung bisa berdenyut.

Kita akan mulai menuju bagian khusus jantung Anda, yang dinamakan node sinus. Di bagian pintu depannya akan ada tanda peringan bahaya berupa gambar petir, awas jangan disentuh, hehe. Pada bagian node sinus inilah, akan terjadi reaksi kimia yang begitu rumit sehingga terjadinya impuls listrik. Berbicara impuls, maka Anda akan kembali mengingat masa-masa belajar waktu SMA saat belajar Fisika di kelas XI, hehe.

Tidak seperti, misalnya pada otot-otot kaki atau lengan, semua jaringan otot dalam jantung itu saling terhubung. Jadi, impuls listrik ini mengenai seluruh bagian jantung. Jaringan hidup apapun akan berkontraksi berkat adanya listrik, termasuk jantung Anda. Jantung akan mengepal seperti kepalan tangan lalu mengendur. Listrik akan mengalir, dan jantung akan berkontraksi kembali. Pada setiap kontraksi, darah akan masuk dan akan meninggalkan empat (4) ruangan tadi, dan begitu seterusnya. Itulah mekanisme cara kerja jantung bisa berdetak secara kontinyu.

Demikian sekilas informasi mengenai Alasan Jantungmu sebagai Mesin Terkuat di Seluruh Dunia. Semoga bermanfaat, aamiin (www.ceriwit.my.id).*

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © Ceriwit - All Rights Reserved

%d blogger menyukai ini: