Pesawat Tersambar Petir. Apa yang Akan Terjadi?

Advertisements
Loading...

Pesawat Tersambar Petir – Saat itu cuaca sangat dingin dan turuan hujan. Saat itu bulan November 2016. Hujan turun dan cuacanya sangat ekstrem. dengan suhu yang teramat dingin maka terbukti dengan turunnya bola-bola salju ke tanah. Jadi secara singkat saat itu bukanlah yang tepat untuk melakukan perjalanan melalui pesawat terbang. Namun ironinya pesawat Wow Fligh 404 lepas landas berangkat dari Reykjavik, Irlandia menuju Paris, Prancis. Nahasnya pesawat tersebut terkena sambaran petir yang begitu dahsyat.

Pesawat yang khas dengan warna keunguan tersebut tersambar petir saat lepas landas.

Tetapi apakah pesawat tersebut jatuh dan terbakar beserta para penumpangnya? Mari kita simak lanjutkan pembahasannya…

Kamu mungkin mengira bahwa pesawat yang membawa penumpang begitu banyak tersebut akan jatuh dan terbakar.  Secara, bahwa satu sambaran petir saja mengandung energi yang begitu dahsyat yakni berkisar tegangan 1 miliar volt.

Tegangan listrik satu miliar volt tersebut mampu menyalakan bohlam lampu dengan daya 60 watt selama setengah tahun atau 6 bulan…

Selain dari pada itu, energi sambaran petir juga setara atau bahkan lebih besar panasnya dari suhu di permukaan matahari. Akibatnya, dengan adanya satu sambaran petir saja akan membuat suhu di daerah sekitar menjadi sangat panas dengan kecepatan melebihi kecepatan suara. Dari peristiwa itu lah kita sering kali mendengar suara petir yang begitu menggelegar. Hasil suara tersebut merupakan akibat dari memanasnya suhu di sekitar ruang petir yang bergerak dengan kecepatan melebihi kecepatan suara memecah awan yang terdiri dari begitu banyak muatan listrik.

Baca juga: 3 Drone Tercanggih Indonesia

Dampak Pesawat Jika Tersambar Petir

Tahukah Anda berapa suhu di permukaan matahari? Kenapa pula sambaran tersebut dinamakan dengan petir yang cahayanya begitu sangat menyilaukan? Jangan samakan dengan cahaya las listrik atau karbit ya, hehe.

Teman-teman, sebelum melanjutkan pembahasan ini, sedikit saya bertanya, cuaca ekstrim seperti apa yang pernah anda temui jika dibandingkan dengan kondisi tersambar petirnya pesawat Wow Flight 404 tersebut? Silakan tuliskan di kolom komentar di bawah ya…

Petir merupakan fenomena alam yang begitu dahsyat. Kamu bisa membayangkan apabila saat menaiki pesawat terbang dan pesawat yang kamu tumpangi tersambar petir. Saya bisa pastikan, sebelum naik pesawat dan membaca ulasan ini dengan baik, kamu akan merasa telah terjadi bencana yang begitu besar menimpa dirimu.

Ngeri ya membayangkan kira-kira kerusakan apa yang ditimbulkan terhadap pesawat yang kamu tumpangi. Apakah bagian pesawat luar pesawat akan hangus seperti arang? Lambung pesawat terkoyak atau sayap pesawat terbang akan hancur? Ternyata jawabannya adalah tidak, tidak dan tidak. Ternyata sambaran petir tidak akan membuat pesawat jatuh dan terbakar.

Baca juga: Laptop Convertible 2 in 1 Terbaik 2020

Berita baiknya selain dari fakta tersambar petir nya pesawat flight 404 tersebut saat ini jarang sekali ada peristiwa yang menghebohkan dengan topik pesawat Boeing tersambar petir. 

Kita tahu bahwa regulasi penerbangan saat ini memberikan larangan keras bagi para pilot pesawat terbang untuk menerobos titik badai di depannya saat perjalanan. Pesawat harus menghindari titik badai dan tidak boleh melewati di atas atau di bawahnya. Biasanya pesawat akan melewati di atas titik badai yang melewati awan menjulang tinggi, begitu pula ketika terbang di bawahnya akan tersambar petir.

Baca juga: Kenapa Lalat Suka Hinggap di Wajahmu?

Pengaman Pesawat Modern

Ditinjau dari segi mikro bahwasanya sebuah pesawat terbang merupakan konstruksi berbahan logam yang bisa tertarik oleh medan magnet. Dengan adanya kemampuan radar khusus di atas pesawat tentu saja pesawat akan mampu menghindari titik badai yang terjadi di depannya.

Dari penjelasan tersebut mungkin teman-teman akan bertanya, jika memang pesawat tidak akan terjadi apa-apa jika tersambar petir lalu kenapa pesawat harus menghindari titik badai maupun menghindari petir?

Sejatinya pesawat tidak bertujuan untuk menghindari petir atau badai, namun pesawat menghindari turbulensi udara yang terjadi akibat adanya titik badai.

Turbulensi merupakan perputaran fluida yang akan menghasilkan begitu besar energi kinetik di dalamnya. Energi kinetik tersebut mampu menggoyang dan menghilangkan kendali pesawat oleh pilot sehingga mampu menjatuhkan serta menghancurkan pesawat beserta seluruh isinya. Itulah sebabnya jarak terdekat antara pesawat dengan pusat badai adalah 30 km. Jadi turbulensi fluida dalam hal ini udara memiliki atau menjadi faktor penyebab kecelakaan yang sangat serius terhadap setiap penerbangan.

Sobat bisa bayangkan, jika badai tornado menerjang Amerika apa yang akan terjadi terhadap penduduk di kawasan tersebut???

Nah itulah sebabnya banyak pesawat selalu menghindari turbulensi bagi setiap penerbangannya.

Berbicara hal itu, turbulensi erat kaitannya dengan pusat badai. Badai tersebut biasanya diketahui Pilot dengan munculnya tanda sensor pada berupa warna merah pada radar di dalam pesawat. Itulah sebabnya, terkadang pilot harus memutar pesawat berpuluh-puluh KM hanya untuk menghindari pusat badai.

Saat ini, dengan berlakunya aturan keamanan yang telah diterapkan, hasilnya, petir hanya menyambar pesawat sebanyak 1 sampai 2 kali selama setahun. Hal ini terjadi jika setiap armada penerbangan melaksanakan aturan tersebut secara konsisten.

Dari fakta yang ada, kecelakaan akibat sambaran petir biasanya tidak mengakibatkan kerusakan serius bagi pesawat, seperti yanag telah saya jelaskan di atas.

Lazimnya sekarang, pilot bisa mengalami sambaran petir satu sampai dua kali setiap 3000 jam mengudara. Hal itu tentu saja hanya bisa terjadi satu kali dalam beberapa tahun mereka bekerja di penerbangan komersial. Itu artinya, pilot saja jarang mengalami sambaran kilat petir pada pesawat yang mereka kemudikan.

Loading...

Fakta lain, para penumpang memiliki jam terbang lebih sedikit jika dibandingkan dengan kondisi jumlah waktu minimal kejadian petir yang dialami oleh para pilot. Sehingga kecil kemungkinan ada penumpang yang mengalami kejadian seperti halnya para penumpang pesawat Wow Flight 404 yang terjadi dari Irlandia ke Prancis tersebut.

Baca juga: 2 Teori Big Bang – Fakta Luar Angkasa yang Mencengangkan

Fakta lain juga menyebutkan bahwa dari 3000 kecelakaan pesawat, hanya ada 8 pesawat yang mengalami kecelakaan akibat tersambar petir.

Nah sekarang sudah jelas bukan, bahwa petir tidak menyambar pesawat setiap hari. Hanya saja, keberadaan petir lekat dengan munculnya titik badai.

Pensiunan Pilot Crist Hemen menjelaskan, sebelum melakukan fungsinya, pesawat harus diuji kelayakannya terlebih dahulu dalam situasi apapun sebelum dinyatakan laik untuk melakukan penerbangan, termasuk simulasi sambaran petir. Tentu saja simulasi kecelakaan tersebut dikondisikan sesuai prakiraan situasai kecelakaan dengan kondisi ekstrim.

Saat produsen pesawat menggunakan bahan campuran bagian permukaan luar pesawat, mereka beralih dari bahan eksterior aluminium lama menggunakan bahan lain termasuk coil tembaga.

Selain daripada itu, mereka juga mensimulasikan terbang menerobos awan-awan badai untuk melakukan uji kelaikan bahwa bahan yang mereka gunakan aman jika tersambar petir. Dan gambar-gambar yang terjadi sambaran petir pada pesawat Wow Flight 404 tersebut menjelaskan cara kerja sistem keamanan petir di sebuah pesawat.

Desain Pengman Body Pesawat

Ilustrasi Konstruksi Lapisan Luar pada Body Pesawat Coil Tembaga - Sangakr Faraday
Ilustrasi Konstruksi Lapisan Luar pada Body Pesawat Coil Tembaga – Sangakr Faraday

Petir biasanya menyambar pesawat di area moncong, lalu melalui area di daerah ekor dan sebagian melalui bagian sayap. Hal itu terjadi, karena pada bagian tersebut memiliki nilai resistansi terkecil jika dibandingkan dengan bagian lainnya. Jadi sambaran petir tersebut akan merambat melalui bagian luar yang berbahan logam.

Sambaran petir tersebut tidak masuk dan merusak bagian-bagian penting yang berada di dalam pesawat. Hal itu dikarenakan pada bagian bodi luar pesawat tidak hanya terbuat dari bahan logam aluminium namun juga terdiri dari beberapa lapisan-lapisan bahan lain, yang tersusun sangat solid dan rapat.

Pada eksterior luarnya, lapisan bagian lainnya terdapat campuran khusus berupa foil tembaga bersifat konduktif yang bisa menghantarkan muatan listrik dengan baik. Lapisan ini sepertinya sebuah selubung yang menutupi seluruh badan pesawat. Selubung ini dikenal sebagi Sangkar Faraday. Singkatnya, pesawat menjadi sangkar faraday raksasa. ini merupakan sebuah temuan ahli fisika yang berasal dari Inggris yakni Michael Faraday pada tahun 1836.

Selain daripada itu lapisan tersebut juga berfungsi untuk melindungi radiasi gelombang elektromagnetik.

Cara kerjanya cukup sederhana, jika Medan elektromagnetik mengenai sangkar ini elektron bebas pada bagian luarnya akan mulai bergerak. elektronik lainnya dikenal sebagai elektron valensi yang mudah terlepas dari ikatannya. muatan ini akan didistribusikan lagi pada bagian luar dan mencoba menangkal radiasi yang masuk pada bagian dalam.

Akan tetapi untuk melindungi pesawat dari sambaran petir tidak cukup hanya berasal  dari campuran tembaga yang terdapat pada bagian luarnya. sistem seluruh jaringan listrik yang melewati kabel internal juga dilindungi oleh cladding di bagian luarnya. pada bagian tangki bahan bakar juga diisi oleh gas netral, sehingga akan meminimalisir terjadinya kebakaran.

Selain itu, pada bagian sayap pesawat juga terdapat eliminator petir yg dipasang runcing seperti halnya pengaman petir pada atas gedung bertingkat. Listrik statis yang melalui bagian pesawat akan mengalir melalui eliminator tersebut kemudian akan mengalir melalui udara untuk dinetralkan.

Dengana kata lain jumlah muatan yang berada di dalam pesawat akan selalu bersifat netral sehingga akan aman jika terjadi sambaran petir. Listrik statisnya akan netral di udara.

Beberapa kerusakan kecil yang terjadi akibat sambaran petir pada komponen-komponen tertentu seperti radio atau perangkat elektronik lainnya di dalam pesawat memang tidak akan menimbulkan permasalahan mendesak, namun sejatinya beberapa komponen-komponen penting di dalam pesawat rata-rata ada duplikatnya.

Pada pesawat pesawat moderen saat ini, sejatinya memang sudah didesain khusus untuk itu. Sehingga, kecil kemungkinan terjadinya kecelakaan akibat tersambarnya petir. Sesuai data, 96% kemungkinan terjadinya kecelakaan pesawat bukan karena Sambaran petir, namum karena keberadaan badai yang mengganggu kendali kemudi pilot. Kalau memang terjadi sambaran, para pilot akan melakukan pengecekan terhadap pesawat secara berkala, dan jika memang terjadi masalah pada peralatan, merak akan mendaratkan pesawat secara darurat pada bandara terdekat.

Indikasi sederhana jika terjadi sambaran petir biasanya akan menimbulkan lubang pada body pesawat yang berdiameter kurang lebih sekitar 1 cm.

Pada pesawat Wow Fligh 404 dari Irlandia ke Perancis tersebut, pesawat hanya melanjutkan perjalanan dan bisa mendarat selamat dalam kurun waktu 3 setengah jam.

Kejadian yang sama juga pernah terjadi di dari tempat yang sama pula yakni sebuah pesawat rute perjalanan Irlandia ke Corollado juga tersambar petir namun pada kenyataannya pesawat tersebut juga berhasil mendarat dengan selamat.

Lalu apakah para penumpang akan mengetahui dan melihat jika terjadi sambaran petir pada pesawat yang mereka tumpangi?

Tentu saja mereka akan mengetahui bunyi hantaman keras dan cahaya kilat yang berada di luar pesawat. Bahkan mereka akan merasakan guncangan kecil yang diakibatkan oleh adanya energi yang menghantam pesawat. Namun kejadian tersebut tidaklah berbahaya sesuai acuan standar keselamatan penerbangan. Kilat biasanya akan lebih menakutkan jika dilihat dari darat jika dibandingkan dari dalam pesawat.

Nah sekarang kamu tahu bahwa petir tidak berbahaya untuk penerbangan modern. Banyak solusi desain untuk mengurangi atau meminimalisir terjadinya kerusakan parah pada pesawat akibat sambaran petir, walaupun dengan prosentase kecelakaan saat ini mendekati 0%.

Faktanya resiko terjadinya kecelakaan pesawat karena akibat adanya turbulensi fluida (udara) di bagian luar yang membuat penumpang menjadi panik dan takut sehingga terjadinya kegaduhan di dalam pesawat.

Demikian informasi mengenai apa yang terjadi jika pesawat tersambar petir. Semoga menambah khazanah ilmu pengetahuan anda sekalian. Jika ada pertanyaan mengenai fenomena sains dalam kehidupan sehari-hari silakan sampaikan pada kolom komentar. Kami akan mengusahakan untuk melakukan pembahasan pada beberapa pertanyaan yang anda sampaikan tersebut salam.

Advertisements
Loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *