3 Bahaya Menggunakan Laptop Tanpa Baterai

Advertisements
Loading...
3 Bahaya Menggunakan Laptop Tanpa Baterai yang Tidak Disadari

Bahaya Menggunakan Laptop Tanpa Baterai – Mungkin banyak di antara kalian sering memakai laptop tanpa baterai. Kebiasaan ini bisa saja terjadi karena memang menyengaja atau bisa pula karena kelupaan. Menyengaja memakai laptop tanpa baterai lazimnya karena pula anggapan akan membuat baterai lebih awet dengan anggapan jarang dipakai. Atau, bisa pula malah sebaliknya.

Sudah tahukah kamu bahayanya menggunakana laptop/notepad tanpa baterai?

Penggunaan laptop dengan melepas baterai dan langsung tercharge di instalasi listrik AC 220 Volt karena sudah menurunnya kualitas baterai karena sudah aus/bocor.

Oleh karena itu, daripada kamu harus mengeluarkan budget tambahan untuk membeli baterai baru, akhirnya kamu langsung menghubungkan laptopmu di instalasi jaringan listrik menggunakan charger pengubah tegangan AC menjadi DC secara langsung.

Tahukah kamu bahwa sebenarnya kebiasaan menggunakan laptop tanpa baterai berdampak buruk pada laptopmu?

Baca juga: Review Lengkap Windows 11-Ini Kelemahannya

3 Bahaya Memakai Laptop Tanpa  Baterai

Berikut ini adalah beberapa alasan bahaya menggunakan laptop tanpa baterai:

1. Merusak Motherboard

Secara struktur dan hierarki desain, ada beberapa perbedaan antara desain laptop dengan komputer desktop. Asupan daya pada laptop berbeda dengan komputer/PC. Pada laptop, tegangan input tidak bisa menggunakan arus bolak balik (AC), melainkan menggunakan arus searah (DC). Itulah sebabnya, laptop memerlukan perangkat tambahan berupa charger/adaptor. Adaptor ini berfungsi untuk mengubah arus AC menjadi arus DC.

Hal ini berbeda dengan PC. Di PC, asupan dayanya bisa langsung menggunakan arus AC dengan terkoneksi pada power supply. Fungsi power supply ini tentu saja selain memberikan asupan daya secara stabil, juga menjadi barier utama sebelum semua arus masuk pada komponen motherboard.

Apa itu motherboard?

Motherboard adalah serangkaian frame kerangka pokok yang menjadi tempat port rangkaian tiap sub bagian yang akan mengerjakan semua kinerja komputer.

Pada laptop, komponen di dalamnya juga terdapat motherboard. Perbedaannya dengan PC, kegunaan Batu baterai selain sebagai power dayanya, juga menjadi sebuah filter daya input dari adaptor. Kestabilan daya ini menjadi penting bagi semua komponen yang terdapat pada motherboard.

Loading...

Apabila kamu menggunakan laptop tanpa menggunakan baterai (langsung terhubung adaptor), maka daya listrik secara langsung masuk pada motherboard. Dampaknya, bisa saja terjadi over daya pada motherboard. Hal ini lah yang dapat mengakibatkan motherboard cepat rusak.

2. Mempercepat kerusakan Processor, RAM, VGA, Harddisk

Asupan daya secara berlebihan pada motherboard karena arus listrik masuk secara langsung pada motherboard menjadi kerusakan awal terjadinya rentetan kerusakan komponen lain pada laptop, misalnya saja pada chipset processor, RAM, VGA, Harddisk.

Beberapa kerusakan pada chipset tersebut bisa saja tidak akan kamu rasakan seketika. Namun, jika secara terus menerus hal itu terjadi, maka tidak menutup kemungkinan laptopmu akan memerlukan perbaikan karena kerusakan.

Ada yang tau harga prosesor Intel Core i7 saat ini? Atau setidaknya harga hardisk internal 1 terakhir merek Seagate? Atau harga RAM 32 Gb pada Asus RoG? Semuanya harganya mahal. Maka, daripada terlanjur rusak, silakan indahkan tips pada artikel ini.

3. Laptop Rawan Terbakar

Rentetan kerusakan akibat menggunakan laptop tanpa baterai setelah chipset pada motherboard bisa saja pada sistem inverter. Fungsi sistem inverter pada laptop adalah untuk mengatur asupan tegangan input pada laptop. Sistem inverter inilah yang menjadi setting filter arus daya yang masuk pada laptop.

Kerusakan sistem inverter berdampak pada tidak adanya sistem penyaring arus informasi yang masuk pada laptop. Jika itu terjadi, sama sama lalu lintas daya menjadi bebas dan berpotensi menimbulkan hambatan resistansi berlebih. Padahal, resistansi hambatan ini tentu saja berupa panas. Panas inilah yang bisa menimbulkan terbakarnya komponen chipset pada laptop.

Nah, itulah beberapa penyebab terjadinya kerusakan pada chipset laptop karena over heat. Ada yang pernah mengalami laptop tiba-tiba mati karena over heat?Perlu kamu ketahui, bahwa sistem inverter tadi terdapat pada batu baterai. Jika baterai tidak terpasang pada laptop, ya bisa dipastikan sistem inverter tidak ada pada laptop kamu. Akibat, bisa saja laptop tiba-tiba mati karena over heat, atau parahnya beberapa komponen chipset akan terbakar.

Kesimpulan

Baterai pada laptop menjadi perangkat penting dalam sebuah laptop. Selain berfungsi sebagai power supply pada laptop, baterai juga bisa berfungsi sebagai penggerak sistem inverter yang akan mengatur dan memilah/filter daya yang masuk pada laptop.

Selain itu, asupan daya yang masuk tadi akan membuat komponen chipset pada laptop tidak mendapatkan tegangan secara langsung. Barier antara tegangan dan motherboard sangat berpengaruh terhadap kesehatan chipset pada laptop.

Menjaga kesehatan laptop dari hal sederhana dengan tidak melepas baterai saat digunakan laik untuk kita lakukan. Dengan begitu, semoga laptop kamu menjadi lebih awet dan bermanfaat, aamiin.

Advertisements
Loading...
One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *