Matahari Tak Pernah Terbenam di Tempat Ini – Puasanya Gimana?

Advertisements
Loading...
Matahari Tak Pernah Terbenam di Tempat Ini - Puasanya Gimana?

Matahari Tak Pernah Terbenam di Tempat Ini – 22 Agustus 2020 pagi, kamu tiba di sebuah kota Tromso, kota kecil Norwegia Utara. Sejak akhir bulan Mei dan Juli kemarin, perasaan terasa seperti siang hari yang tiada akhir. Sungguh menjemukan.

Hal pertama yang kamu lihat di kamar hotel adalah  tirai hitam yang tebal. Yah, masuk akal, pikirku. 

Tujuan utama kamu datang ke tempat unik ini adalah untuk menulis sebuah artikel di daerah Artik utara (kutub utara). Capaian terpenting nantinya adalah untuk mencari tahu kenapa tidak ada malam di sini.

Akhirnya kamu meninggalkan hotel untuk berjalan-jalan berkeliling kota. Selama berjam-jam matahari bergerak melintasi langit sama seperti yang terjadi di kota mu. Berdasarkan pengamatan mu untuk, sebenarnya tidak ada yang istimewaistimewa sejauh ini. Kamu akhirnya memutuskan untuk mengistirahatkan kakimu dan duduk di luar kafe setempat. Kamu mulai menyiapkan buku catatan untuk artikelmu.

Beberapa jam lagi berlalu dan matahari menggelincir ke cakrawala. Terlihat jelas bahwa bayang-bayang merayap di atas bangunan. Tiga jam kemudian, matahari terlihat jelas lebih dekat ke ufuk. Sepertinya saat ini malam akan segera turun,  dan otakku mengatakan bahwa saat sekarang ini pasti sudah malam. Mungkin jam sembilan.

Saat itulah kamu melihat kalau matahari berhenti turun. Kenampakan nya jelas, bahwa matahari tanpa terbenam di bawah cakrawala dan bergeser ke samping dan terus bersinar. Kamu bahkan tak sadar bahwa hari ini sudah berakhir. Saat kulihat arloji menunjukkan jam 12 lewat 45 menit tengah malam.

Baca juga: Mengenal Planet di Tata Surya Kita – Menyeramkan !!!

Akhirnya kamu kembali ke hotel dan menutup tirai hitam dan mulai menuju ke tempat tidur. Selang beberapa saat, kamu terbangun karena sinar berkas-berkas cahaya yang bersinar di sekitar tirai. Sepertinya kamu kesiangan, hehe.

Ternyata benar, sekarang malah sudah tengah hari. Kamu melihat ponselmu menunjukkan waktu jam 03.09 pagi. Akhirnya kamu mencoba kembali tidur,  namun sayangnya tidak bisa. Penduduk setempat mungkin sudah terbiasa dengan gaya hidup ekstrim ini. Tapi bagi para pengunjung hal ini bisa cukup membingungkan. Seperti orang yang merasakan terbang yang tak kunjung turun. Malat berikutnya, atau siang, kamu tak tahu lagi.

Kamu sudah memasang tirai kain tambahan dan merekatkan foil di jendela. Kamu tidak mengerti bagaimana orang biasa hidup di tempat seperti itu.

Tapi badan satu hal yang mengejutkan dari semua itu adalah bagaimana bisa mereka tampak bisa hidup bersemangat dan terlihat segar bugar?

Kamupun keluar dan turun ke lobi hotel, dan saat itulah salah satu staff hotel memberi tahumu resep kebahagiaan di sini. Selama siang hari musim panas yang panjang, kamu tidak perlu mengikuti rutinitas harian yang biasa. Karena di daerah sini, hari selalu benderang kamu harus menerimanya.

Bangun jam 02.00 dini hari, baguslah kamu berjoging. Jika kamu ingin tidur setelah makan siang hari, tidurlah. Kamu tidak perlu khawatir, karena berkat matahari yang selalu bersinar, kamu menjadi penuh energinya. Itulah resep kenapa orang di daerah tersebut selalu bahagia dan aktif. Mereka selalu memanfaatkan siang hari yang berkepanjangan ini. Karena saat datang musim dingin, maka malam hari pun tidak berhenti.

14 Desember 2020

Saat ini, artikel penelitian ilmiahmu mulai berkembang menjadi proyek penelitian penuh. Kamu telah memutuskan untuk tinggal guna melihat kondisi ekstrim lain di kota ini.

Loading...

Arloji mu menujukan jam 11.00 siang waktu setempat. Namun bisa jadi jam 23. 00 malam. Saat itu kamu merasa telah dipindahkan menuju planet pengembara yang tidak berbintang.

Kamu meniggalkan hotel,  dan ternyata hawa udaranya dingin dan gelap. Sepanjang hari kamu telah mengerjakan projek risetmu di perpustakaan. Kamu sadar betapa rindunya kamu akan kehadiran matahari seperti saat kamu tiba di kota ini. Kegelapan terlalu berpengaruh terhadap suasana hatimu. Akhirnya kamu memutuskan untuk kembali ke hotel dan memutuskan untuk tidur.

Suatu hari, kamu keluar sekedar untuk mencari suasana segar dan ingin mengabadikan kehadiran aurora Borealis. Pemandangan yang luar biasa indah. Kondisi setiap hari muncul aurora Borealis ini mungkin tidak akan berkesan bagimu karena hal ini terjadi saban hari

Kenampakan aurora borealis
Kenampakan aurora borealis

Waktu itu, kamu melihat sekelompok anak muda berlalu. Kamu merasa iri dengan keriangan mereka. Akhirnya kamu memutuskan untuk mengenal lebih pada pemuda tadi. Mungkin mereka bisa memberi tahu rahasia melalui musim dingin yang tiada akhir; dan salah satu dari mereka berkata, “aku tahu persis yang kamu butuhkan”.

Akhirnya kamu mengikuti mereka menuju sebuah tempat yang tampak seperti kabin kayu. Kamu masuk dan melihat tempat perapian dan beberapa meja. Teman barumu menyerahkan sebuah handuk dan berkata sambil tersenyum. “Selamat datang di sauna ala Norwegia”, kata temanku tadi. Akhirnya kamu nikmati segala sesuatunya di sauna tersebut. Semakin panas, panas dan panas.

Kamu ingin keluar dari hawa panas ini,  tetapi teman-temanmu meminta untuk menunggu lebih lama. Kamu sudah bermandi keringat,  akhirnya kamu tidak tahan dengan suhu yang demikian panas. Endingnya kamu berlari ke luar dari tempat sauna raksasa ini dan menyelam di dalam timbunan salju yang tebal. Adrenalin dan Endorfin mengalir cepat dalam tubuhmu.

Dari peristiwa itulah, untuk kali pertama dari sekian lama, hari ini kamu merasakan sebuah sensasi kebahagiaan. Kamu kembali ke hotel dan tidur nyenyak sekali. Teman barumu menelepon pagi harinya. Mereka mengajakmu berseluncur salju.

Semua orang di sini aktif berolahraga saat musim dingin. Ini adalah cara lain mengatasi kemurungan karena malam yang tiada akhir. Setelah itu kamu berpisah dan menuju ke kafe. Secangkir kopi menghangatkan tubuh dan jiwamu. Akhirnya, kamu berhasil menyelesaikan makalahmu dan di bulan Februari akhirnya kamu bisa melihat sinar matahari yang pertama sejak malam tiada akhir. Sekarang, aku menyadari bahwa siang hari akan semakin panjang dan malam hari semakin pendek.

Alasan Matahari Tak Pernah Terbenam

Lantas, kenapa semua ini bisa terjadi??? Inilah pertanyaan yang sejatinya harus sobat Jawab di kolom komentar…

Siang hari musim panas tanpa akhir adalah dampak dari poros bumi yang condong pada sudut tertentu ke arah matahari. Kutub Utara dan lingkaran Samudera Arktik yang mengitarinya tak bisa lolos dari cahaya itu.

Sejatinya, penjelasan ini bisa kamu buktikan melalui eksperimen sederhana di rumah. Silakan ambil Globe (bumi tiruan) dan silakan condongkan dengan sudut 45 derajat. Lalu nyalakan senter dan arahkan ke globe dari samping memutar mengitari Bumi itu,  dan kamu akan melihat lingkaran Samudera Arktik tetap tersinari cahaya senter.

Untuk malam musim dingin tanpa akhir, kamu cukup condongkan globe mu dari senter dan akan terlihat lingkaran Samudera Arktik tetap di luar cahaya senter.

Daerah lain, yakni Rjukan di Norwegia Selatan juga jarang melihat cahaya matahari saat musim dingin.

Matahari bersinar namun cahayanya tak sampai ke kota itu karena berada di dalam lembah di antara dua gunung besar. Kota dan penduduknya selalu di bawah bayangan sepanjang hari. Untuk mengatasi masalah ini,  penduduk kota membangun serta memasang cermin raksasa di atas gunung. Kini saat matahari terbit,  cermin-cermin itu akan memantulkan ke bidang-bidang tanah kecil ke alun-alun kota. Dengan begitu, setidaknya ada sedikit cahaya di kota itu.

Dari tempat paling gelap ke yang paling cerah, aku sampai pada tempat sebuah museum. Selamat datang di monumen pasir putih. Bukit-bukit yang tak bertepi itu sebenarnya adalah baru gypsum sebagai bahan pembuat tembok kering.

Advertisements
Loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *