Bencana Alam yang Mungkin Terjadi dalam Beberapa Tahun Mendatang

Advertisements
Loading...
Bencana Alam yang Mungkin Terjadi dalam Beberapa Tahun Mendatang

Bencana Alam yang Mungkin Terjadi dalam Beberapa Tahun Mendatang Dunia – Dalam beberapa kurun waktu yang tidak bisa kita prediksi, bisa saja dalam beberapa tahun ke depan akan terjadi bencana alam yang terjadi di dunia. Tidak sekedar bencana alam yang dibilang kecil, bisa saja bencana alam ini nantinya akan membawa dampak yang luar biasa bagi kehidupan manusia dan makhluk lainnya di bumi ini.

Dalam beberapa ulasan kali ini, sahabat Ceriwit akan mencoba memberikan ulasan mengenai bencana alam yang bisa saja terjadi dalam beberapa tahun mendatang. Tulisan ini bukan sebuah isapan jempol semata, namun juga berdasarkan data yang diperoleh dari beberapa sumber. Namun, tetap saya admin sangat berharap prediksi bencana dunia ini tidak terjadi.

Bencana Alam yang Mungkin Terjadi dalam Beberapa Tahun Mendatang

#1. Gunung Berapi Super Toba


Gunung Berapi Super Toba
Gunung Berapi Super Toba

Pernah meletus 74000 tahun lalu; dan merupakan salah satu letusan eksplosif terbersar di dunia. Akibat dari letusan itu, terjadi musim dingi global selama bertahun-tahun. Gas-gas vulkanik tersembur ke luar lalu berembus ke seluruh planet kita. Dari peristiwa tersebut, terbentuklah Danau Toba yang luas areanya berkisar 1.130 km persegi yang terkenal itu. 

Sampai saat ini, gunung Toba masih berstatus aktif, dan kalau erupsi serupa sampai terjadi lagi, Indonesia dan Malaysia akan langsung terkena dampaknya. Semburan gas yang dihasilkan juga cukup bisa mempengaruhi iklim global. Jadi, sama saja dengan letusan terakhirnya. Suhu bumi akan turun, jumlah es akan naik, dan jumlah saljunya akan semakin banyak. 

Dari negara Australia bagian barat daya laut sampai kawasan Afrika Timur mungkin akan mengalami tsunami dahsyat, ekonomi dunia bisa runtuh, vegetasi makhluk hidup sulit tumbuh, dan perjalanan antar wilayahpun lumpuh. Kalau gunung berapi Toba ini meletus lagi, solusinya cuma satu, yakni evakuasi masal. 

#2. Hilina Slump


Hilina Slump
Hilina Slump
Amblasnya permukaan tanah yang mungkin terjadi bagian selatan gunung Kilauea, Pulau Besar Hawai memang sangat membahayakan. Area ini disebut Hilina Slump. Area ini bisa meruntuhkan batu sebanyak 12.000 km kubik ke Samudera Pasifik, sehingga akan mampu menimbulkan mega tsunami super dahsyat. Tsunami dahsyat ini akan menerjang Samudera Pasifi hingga pantai barat Amerika Utara hanya dalam hitungan jam.
Kala 120.000 tahun yang lalu, longsor serupa juga terjadi di dekat Maunaloa Hawai. Dari kejadian ini juga mengakibatkan gelombang tsunami setinggi Taipei 101 (salah satu gedung tertinggi di dunia). 

Saat ini, kondisi Hilina Slump semakin amblas, dan bahkan lebih cepat dibandingkan dengan pulau gelinciran Samudera lain di seluruh dunia dikarenakan dorongan magma, dan tanahnya berjalan menuju laut 10 cm setiap tahunnya. 

Para Geolog meyakini, mega tsunami mungkin tidak akan terjadi dalam waktu dekat karena gelinciran ini menempel kokoh di daratan yang sempit sehingga mencegahnya terpisah dari gunung berapinya.

#3. Tsunami Laut Utara

Lebih dari 6.200 tahun lalu, kondisi bumi mulai hangat, sehingga es mencair dan permukaan air laut naik. Dampaknya, endapan bawah laut Norwegia menjadi lebih berat. Akibatnya, landasan kontinental sepanjang 290 km runtuh. Peristiwa ini disebut 3 longsor Storegga.

Para ilmuwan menggolongkannya sebagai salah satu persitiwa longor bawah laut terbesar dunia yang pernah terjadi. Saat landas kontinennya runtuh, akan terjadilah tsunami di Samudera Atlantik Utara. Kemungkinan peristiwa ini disebabkan oleh dua hal, gempa bumi atau es yang membawa material super berat. Gempa yang mungkin telah terjadi menyebabkan es api semakin merembet. Wujudnya berupa endapan es yang mengandung molekul metana dan biasanya muncul di dasar laut.

Loading...

Saat mencair es mungkin juga telah mengangkut triliunan material padat yang meruntuhkan sebagian besar dasar lautnya. Gejolak ombaknya bisa dirasakan jauh, sampai ke daratan Skotlandia bahkan sampai Greenland. Dari itu semua, kemudian akan terbentuk Ormen Lange, yakni lahan gas alam di landas kontinen di Norwegia. Sebagian ilmuwan meyakini, perisitiwa serupa peranah terjadi pada zaman es baru. Sementara sebagain lainnya beranggapan peristiwa tersebut tidak akan menimbulkan longsor yang berarti.

#4. Gempa Dahsyat The Big One Palung Cascdia

Gempa Dahsyat The Big One Palung Cascdia

 
Di dasar samudera pasifik, yaitu di varat pantai lepas Amerika terdapat zona Subduksi atau titik temu dua lempeng tektonik. Lempengnya menekuk dan menunjam ke bawah lempeng lainnya.

Palung Cascadia utara membentang dari Kalifornia Utara sampai pulau Vancoufer. Dasar lautnya terdorong ke bawah lautan Amerika Utara.Dasar laut di situ bergeser berkisar 4 cm per tahun. Namun, bagian atasnya tertahan, sehingga berdampak pada lempeng Amerikanya tertekan. Tekanan tersebut terus bertambah sehingga perlu dilepaskan. Pelepasan tekanan ini bisa terjadi dalam bentuk gempa berkekuatan 9 Scala Richter. Kemungkinan yang bisa saja terjadi dari gempa tersebut adalah kawasan pesisir akan amblas sedalam 2 meter dan getarannya akan bergerak secara horizontal.

Gempa yang dahsyat tersebut bisa saja disusul dengan gelombang tsunami di kawasan pantai yang mirip dengan gempa yang terjadi di Jepang pada tahun 2011.

Menurut perhitungan para ilmuwan, dalam 10 ribu terakhir, kawasan daerah ini telah terjadi gempa dahsyat sebanyak 40 kali, dan yang terakhir berkekuatan 9 SR yang terjadi di bulan Januari tahun 1700 silam.

Demikian sekilas informasi mengenai Bencana Alam yang Mungkin Terjadi dalam Beberapa Tahun Mendatang. Jika kamu merasa mendapatkan ilmu dari artikel ini, silakan share pada teman-temanmu. Semoga bermanfaat, salam.

Advertisements
Loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *