Apakah Pesawat Bisa Berjalan Mundur?

Advertisements
Loading...

Kenapa pesawat tidak bisa mundur? – Beberapa waktu lalu, saat berada di bandara, saya melihat kenampakan sebuah pesawat yang berjalan pelan. Begitu banyak pesawat saat itu yang sedang dan persiapkan lepas landas. Beberapa saat, melihat lalu lalang pesawat tadi, saya masih berfikir biasa saja. Namun, karena sering membaca ulasan artikel di website Ceriwit ini, saya baru sadar akan satu hal.

Saya tak melihat satupun dari banyaknya pesawat tadi yang berjalan mundur. Apakah pesawat terbang komersial memang tidak bisa berjalan mundur?

Mari kita coba tahu jawabannya…

Apakah Pesawat Bisa Berjalan Mundur?

Terlepas dari apa yang difikirkan banyak orang, sejatinya berjalan mundur bukanlah sesuatu yang mustahil bagi sebuah pesawat komersial seperti yang saya katakan tadi. Hal itu mestinya akan sangat logis ketika mereka masih berjalan di darat.

Perlu sahabat Ceriwit ketahui. Sejatinya beberapa pesawat bisa melakukan “power back”, karena hal itulah yang bisa membuat pesawat berjalan mundur. Dalam hal ini, mesin jet pesawat mengarahkan dorongan maju, bukan mundur. Pesawat jet dapat menggunakan gaya dorong terbalik jika mereka perlu mengerem secepat mungkin setelah mendarat atau ketika mereka harus melakukan penghentian darurat.

Di Eropa, kebanyakan pesawat lebih kecil berbaling-baling, cenderung menggunakan metode dorongan terbalik untuk mundur. Hal ini tidak sama di Amerika Serikat. Di Amerika Serikat jet yang lebih besar kadang-kadang dapat melakukan power back.

Omong-omong, jika pesawat berpotensi berjalan mundur, lalu kenapa tidak melakukannya?

Rupanya, karena beberapa alasan baik. Pertama. Dorongan terbalik membutuhkan lebih banyak upaya/usaha. Dalam konsep Fisika, usaha merupakan perkalian antara gaya dengan perpindahan. Semakin besar perpindahan pesawat yang diharapkan, maka usahanya pun akan semakin besar. Dan ternyata, hal ini sangat berbahaya bagi sebuah pesawat. Saking besarnya usaha yang diperlukan pesawat ini, maka akan menimbulkan gesekan yang luar biasa. Selain itu, kebisingan yang ditimbulkan juga mampu memekakkan telingamu.

Kedua, sebuah mesin yang berjalan dengan daya balik penuh akan berpotensi terhadap sisi resiko keamanan serius. Aliran udara yang kuat mendorong puing-puing yang terangkat dari tanah dengan kecepatan luar biasa. Benda logam kecillah yang paling berbahaya di antaranya. Karena benda tersebut mampu meretakkan kaca jendela pesawat, melukai awak darat, dan bahkan bisa merusak bodi pesawat itu sendiri.

Selain itu, untuk membuat gaya dorong seefektif mungkin, mesin pesawat harus bekerja dengan kecepatan penuh. Tetapi, dalam hal ini, akan berdampak pada banyaknya konsumsi bahan bakar alias lebih borosboros dari biasanya. Itu artinya, lebih banyak bahan bakar berarti ekivalen dengan banyaknya uang yang harus dikeluarkan.

Juga, saat pesawat menggunakan tenaga pendorong terbaik, akan mampu menghasilkan lebih banyak Karbondioksida (CO2). Gas ini dikenal sebagai penyebab utama pemanasan global dan polusi udara. Kamu tahu kan, saat ini kan semangatnya kan go green. Bahkan sekarang sudah marak yang namanya mobil LCGC.

Saat ini, langkah-langkah yang diambil untuk mengurangi emosi CO2. Jadi, melakukan apapun yang bisa meningkatkan produksi CO2 menjadi lebih banyak. Jadi, melakukan apapun yang mampu menignkatkan pasoka CO2 akan menjadi tak relevan dengan semangat kita bersama. Dan akhirnya, saat pilot sedang mengerem pesawat sambil bergerak mundur akan berpotensi mengalami kerusakan di ekor pesawat. Dalam hal ini, ekor pesawat menyentuh tanah atau benda padat lainnya.

Loading...

Meskipun kecelakaan ini kecil dan dampaknya tidak berbahaya, namun hal itu masih bisa menyebabkan kerusakan tersembunyi pada pesawat. Itulah sebabnya, setelah serangan ekor, pesawat akan diperiksa dan diperbaiki secara menyeluruh untuk mencegah kecelakaan yang lebih serius di masa depan. Jadi, secara teoritis saat berjalan pelan beberapa pesawat bisa bergerak mundur.

Namun, bisakah pesawat terbang mundur?

Berdasarkan keterangan para ahli, secara mengejutkan jawaban para ahli tersebut serempak sama. Secara tegas mereka mengatakan pesawat tidak bisa berjalan mundur. Alasannya adalah melihat dari teorima cara sayap bekerja. Biasanya, mereka akan bisa menghasilkan daya angkat yang cukup untuk menjaga keseimbangan agar pesawat tetap di udara. Jika pesawat bergerak mundur, pesawat akan jatuh dari langit seperti batu.

Di sisi lain, ada satu pengecualian adanya aturan larangan melakukan terbang mundur. Jika angin sangat kuat dan pesawat menggunakan kecepatan minimum yang kecepatannya lebih lambat dari angin, maka pesawat akan mundur berlawanan dengan daratan. Tapi ingat, pesawat percaya masih terbang maju ke depan, karena kecepatannya cukup untuk membuatnya mengudara.

Saya merasa itulah alasan kenapa pesawat tidak bisa terbang mundur. Tetapi ada pertanyaan lain yang masih membuatku bertanya-tanya. Bisakah pesawat terbang komersial terbang ke luar angkasa? Bisakah mereka bisa menggantikan roket suatu saat nanti? Setelah kuangan-angan, ternyata jawabannya mustahil.

Sekilas, mungkin kamu pernah berfikir bahwa udara bukan merupakan zat nyata karena kamu merasa tidak mampu melihat wujudnya. Namun, faktanya dengan adanya angin yang berhembus kencang, kamu tidak bisa mengelak akan kejadian tersebut. Bahkan nyatanya, dengan anginlah yang bisa membuat pesawat bisa mengudara sangat tinggi. Tapi, mari kita lihat, kira-kira apa yang akan terjadi jika berhubungan dengan luar angkasa.

Semakin tinggi kamu terbang dari garis acuan bumi tempatmu berdiri sekarang, maka akan semakin tipis lapisan udara hingga pada suatu kondisi tidak ada udara sama sekali. Bahkan, dengan mesin yang besar dan kuat sekaligus, tidak akan bisa membantu pesawat untuk bisa terbang sangat tinggi melebihi batas di dekat ruang hampa udara. Jadi, ya, sayangnya kita akan masih membutuhkan roket untuk bisa pergi ke ruang angkasa.

Kamu mungkin juga tahu, bahwa saat terbang, pesawat akan menghasilkan jumlah Karbondioksida (CO2) yang sangat banyak. Tetapi, saat ini kita patut bersyukur dengan kehadiran mobil listrik yang lebih ramah lingkungan jika dibandingkan dengan mesin penghasil Karbondioksida.

Lalu, apakah mungkin kita membuat pesawat terbang berbasis tenaga listrik seperti halnya mobil listrik?

Diskusi ini tentu saja ada kaitannya dengan jumlah energi yang disimpan oleh baterai terpasang pada pesawat atau kendaraan bermotor (mobil). Sayangnya, dari energi bahan bakar saat ini, ternyata masih kurang baik dengan hanya berefisiensi 40% dari pada bahan bakar pesawat jet pada pesawar komersial saat ini. Namun, jika bau baterai bisa didesain ulang untuk bisa menyimpan lebih banyak energi, tetap saja resiko lain akan muncul, yakni massa baterai yang terlalu tinggi (berat).

Jika menyangkut pesawat terbang, jumlah berat yang bisa mereka bawa adalah yang paling penting. Itulah sebabnya, pada saat ini penumpang pesawat terbang tetap menggunakan bahan bakar jet tua yang baik.

Dari ulasan itu, menurut pendapatmu, apakah pesawat bertenaga listrik akan muncul dalam waktu dekat ini? Silakan berikan pendapat ke kolom komentar.

Kenapa pesawat tidak bisa lepas landas di saat cuaca terlalu panas? Apakah itu membuat mesin pesawat menjadi terlalu panas dan tidak bisa berfungsi?

Namun jawaban itu ternyata kurang tepat. Masalah suhu yang sangat panas hanya berkaitan dengan daya angkat. Pada saat cuaca panas, maka pesawat tidak akan mampu menghasilkan daya angkat yang cukup untuk terbang. Dan jika tidak ada gaya angkat, maka sama saja tidak akan ada penerbangan, hehe. Untuk menghasilkan daya angkat pesawat ini, udara di sekitar pesawat harus cukup padat. Jika suhu naik, maka akan membuat molekul udara menyebar. Itu artinya, kepadatan udara menjadi rendah/kecil. Sayap tidak akan punya cukup waktu untuk mendorong dan menghasilkan daya angkat yang dibutuhkan.

Demikian sekilas informasi mengenai Apakah Pesawat Bisa Berjalan Mundur?. Apabila kamu merasa mendapatkan ilmu dari artikel ini, silakan share artikel ini kepada teman-temanmu. Semoga bermanfaat, salam.

Advertisements
Loading...
Tags:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *