8 Rudal dengan Jarak Tempuh Terpanjang Dunia. Hitungan Menit Bisa Sampai Jakata

Advertisements
Loading...
8 Rudal dengan Jarak Tempuh Terpanjang Dunia

Peluru kendali atau rudal merupakan senjata roket militer yang bisa dikendalikan dari jarak jauh. Banyak sekali jenis-jenis rudal namun salah satu yang paling fenomenal adalah rudal kendali balistik. Intercontinental Ballistic Missile atau ICM umumnya dirancang untuk mengirimkan senjata nuklir dengan jarak minimal 5500 KM. Selain itu, ICM modern biasanya lebih dari satu hulu ledak nuklir. Sehingga bisa dipastikan, rudal balistik ini bisa menghancurkan sebuah negara kecil dengan mudah.

Pertanyaannya, diantara rudal balistik yang sudah ada di dunia, manakah yang terbaik?

Nah sebelum lanjut membaca artikel ini, jangan lupa untuk like dan share serta subscribe Ceriwit ya, agar Sobat bisa menjadi orang pertama yang mengetahui konten terbaru dari Ceriwit.

Baca juga: Militer Amerika vs Iran. Kuat Mana?

Rudal balistik dengan jarak tempuh terpanjang di dunia versi Ceriwit


1. Rudal R3M Rusia

Rudal R3M Rusia
Rudal R3M Rusia

R3M Rusia ini adalah rudal balistik milik militer Rusia. Rudal ini juga memiliki sebutan rudal setan SS18 dan dianggap terkuat di dunia karena mampu membawa 10 hulu ledak nuklir dan memiliki jangkauan luas antara 11.000 hingga 16.000 KM. Peluncuran uji coba pertama kalinya rudal R3M ini dilakukan pada Februari 1973 dan Desember 1975.

Kabarnya militer Rusia pada tahun 2018 telah memiliki 75 sistem rudal setan serta memiliki 1677 nada pada akhir 2018 kemungkinan besar bagian lain dari rudal setan akan dipindahkan dari gudang senjata Rusia dan digantikan oleh rudal yang lebih modern yakni rudal Setan 2. Menurut data 1 R36 dapat menghancurkan tiga negara bagian Amerika Serikat.

2. Dongfeng 41 China

Dongfeng 41 China
Rudal Dongfeng 41 China

Rudal balistik Dongfeng 41 atau DF 41 dianggap paling kuat di jajaran Benua Asia. Rudal ini memiliki jangkauan antara 12.000 sampai 15.000 KM tergantung pada payload. Dengan kapasitas maksimum 2500 kg dan didukung satelit navigasi Baidu, Dongfeng 41 dapat terbang dari Cina menuju ke Amerika Serikat hanya dalam waktu 30 menit saja.

Hal tersebut membuat senjata penghancur massal milik negeri tirai bambu ini memiliki kecepatan maksimum hingga Max 25. Tak mengherankan jika rudal balistik Cina ini dianggap ancaman terbesar bagi Amerik. Proyek ini sebenarnya sudah dimulai pada tahun 1980-an dan sekarang sangat mungkin ditambah dengan program CL2.

3. Dongfeng 5A

Dongfeng 5A
Dongfeng 5A

China tak cukup satu memiliki rudal mematikan di dunia nih Sob. Cina juga memiliki rudal balistik lainnya yang diberi nama Dongfeng 5A atau DF5. Senjata maut ini memiliki jangkauan hingga 13.000 KM, namun bisa dimodifikasi lagi untuk mencapai 15.000 KM.

Walau dianggap kuat ternyata DF5 memiliki kelemahan besar yakni membutuhkan waktu antara 30 dan 60 menit untuk bahan bakar. Penerbangan pertama DF5 ini diuji pada tahun 1971 dengan tes akhir di samudra Pasifik pada Mei 1980. DF5 ini memiliki panjang 32,6 m dengan diameter 3,35 meter serta memiliki bobot hingga 183.000 kg. Menurut media China Selatan, DF5 akan digantikan oleh DF 41.

4. Hwangsong 15 Korea Utara

Hwangsong 15 Korea Utara
Hwangsong 15 Korea Utara

Rudal jenis Hwangsong 15 ini diklaim memiliki hulu ledak super besar dan memiliki jarak tempuh hingga 13.000 KM sehingga mampu digunakan untuk menyerang Amerika Serikat. Peluncuran pertama rudal ini disaksikan langsung oleh presiden Korut Kim Jong-Un pada 29 November 2017 melalui siaran di TV pemerintahan. Korea Utara menjelaskan bahwa rudal ini baru mencapai ketinggian sekitar 4.475 KM dan terbang sejauh 950 KM selama 53 menit sebelum jatuh di lepas pantai Jepang. setelah menyaksikan peluncuran rudal Hwarsong 15 Kim jong-un menyatakan bangga, bahwa kini dunia akhirnya menyadari konsekuensi pembatasan kekuatan nuklir negaranya. Namun menteri pertahanan Amerika mengaku ragu bahwa rudal Hwangsong 15 ini bakal mampu mencapai negara tersebut. Pasalnya dalam proses peluncurnannya, rudal tersebut hanya diluncurkan ke arah vertikal, bukan merupakan jalur lintasan dan rudal balistik

Loading...

5. R-29RMU Sineva Rusia

5. R-29RMU Sineva Rusia
R-29RMU Sineva Rusia

R-29RMU Sineva Rusia atau juga disebut RSM 54 merupakan rudal balistik kapal selam Rusia yang berbahan bakar cair. Test pertama full race yang dilaporkan dilakukan pada tanggal 11 Oktober 2008 dan mampu menjangkau hingga 11.547 KM. Rudal ini hanya mampu membawa 4 hulu ledak, namun dapat diluncurkan dari kapal selam kelas delta 4. Rudal tersebut memasuki layanan pada tahun 2007 dan akan tetap digunakan setidaknya sampai tahun 2030.

Pada 24 Agustus 2019 Rudal R-29 RMU Sineva ini diluncurkan bersama bulava dari kapal selam tuladan Yuri Dolgoruky. Rudal-rudal tersebut ditembakkan dari wilayah kutub samudra Artik dan berhasil mencapai target di kisaran wilayah Arkalev. Militer Rusia berencana untuk membuat setidaknya 100 rudal Sineva lagi

6. UGM 133 Trident 2 Amerika Serikat

UGM 133 Trident 2 Amerika Serikat
UGM 133 Trident 2 Amerika Serikat

UGM 133 Trident 2 atau juga disebut Trident D5 merupakan sebuah rudal balistik kapal selam yang dibangun oleh Lockheed Martin California. Angkatan laut Amerika menggumumkan bahwa kapal selam kelas Ohio USS-Nebrasca sukses meluncurkan Trident 2 dengan jarak jelajah hingga 11300 KM. Uji coba ini tidak wajar karena biasanya militer AS hanya menguji coba 1 atau 2 misil Namun kapal selam tersebut menambakkan 4 rudal balistik dari lokasi yang dirahasiakan di lepas pantai California Selatan.

Berdasarkan pemberitahuan peringatan pemerintah Amerika rudal uji coba diduga kuat jatuh di samudera pasifik di pantai utara Hawai. Media menduga test senjata tersebut terjadi di tengah perlombaan senjata baru antara Amerika Serikat dengan Rusia

7. Dongfeng 31A Cina 

Dongfeng 31A Cina
Dongfeng 31A Cina

Dongfeng 31A Cina alias DF31A adalah rudal balistik antar benua yang memiliki jangkauan hingga 11.200 KM serta mampu membawa hulu ledak nuklir 1 Megaton tunggal. DF31A diyaini telah memiliki teknologi canggih mirip dengan ICBM Rusia, dimana rudal tersebut memiliki alat bantu penetrasi yang mampu mempersulit rudal peringatan musuh dan sistem pertahanannya. Cina mulai mengembangkan D31A sebagai ICBM generasi penerus generasi kedua dari DF4 di pertengahan tahun 1980-an. Berbeda dengan rudal buatan Korea Utara, Cina telah mendapatkan perhatian khusus dari pihak Amerika Serikat lantaran bisa mengancam negaranya.

8. RT-2UTTKH Topol-M, Rusia

RT-2UTTKH Topol-M, Rusia
RT-2UTTKH Topol-M, Rusia

RT-2UTTKH Topol-M, Rusia adalah peluru kendali balistik antarbenua. Rudal ini miliki jangankauan jelajah hingga 11.000 KM, sedangkan jarak Rusia dan Amerika sekitar 8881 KM saja. Panjang rudal Rusia tercanggih ini sekitar 21,9 meter dengan diameter 1,9 m dan memiliki berat hingga 47,2 ton. Topol-M dikembangkan oleh institut teknologi termal Moscow yang merupakan versi upgrade dari udang Topol RS 12-M.

Menurut prediksi laporan militer Amerika, negeri tirai besi dianggap telah menyimpan 80 unit rudal Topol-M. Namun pada tahun 2009, pemerintah Rusia menyatakan kepada publik bahwa pihaknya tidak akan membangun rudal Topol-M lagi

Berikut ini ada informasi lain yakni Avangard, Rudal Kiamat Yang Bikin Amerika Serikat Ga Berani Senggol Russia Sedikitpun. Silakan simak video di bawah ini dari Daftar 5:

Nah itulah beberapa rudal dengan jarak jelajah yang paling jauh di dunia. Selain bisa melintasi beberapa negara di belahan bumi, rudal balistik tersebut juga memiliki daya ledak yang cukup kuat.

Menurut Sobat sendiri perlukah militer Indonesia mempunyai rudal balistik seperti yang dimiliki negara lain itu? Silakan tuliskan di kolom komentar ya, agar bisa didiskusikan dengan baik.

Demikian sekilas informasi mengenai 8 Rudal dengan Jarak Tempuh Terpanjang Dunia. Semoga bermanfaat, salam Ceriwit.

Advertisements
Loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *